Apakah Anda Masuk Daftar Hitam (Blacklist) BI?

Pernahkah Anda ditolak oleh bank ketika mengajukan kredit? Baik Kredit Pemilikan Rumah (KPR) atau pun KTA  (Kredit tanpa Agunan)? Jika pernah, bagiamana rasanya? Sakit hati bukan? Apalagi kalau Anda merasa penghasilan anda sudah sesuai yang dipersyaratkan.

Tapi tahukah Anda, mungkin ada sebab lain yang membuat pengajuan kredit anda ditolak. Salah satunya adalah mungkin riwayat kredit atau pinjaman Anda sebelumnya ada masalah? Sebab riwayat kredit Anda yang jeblok terdata dalam data BI-checking pada sistem Informasi debitur (SID) yang bisa diakses oleh bank maupun lembaga keuangan lainnya.

Jadi jika Anda pernah mempunyai riwayat kredit yang buruk atau tunggakan, bank pun pasti akan segera mengetahuinya setelah mengecek SID ini, sehingga bank dengan cepat menolak kredit anda.

Parahnya yang dimaksud kredit tertunggak bukan hanya kredit yang tidak bisa kita bayar, namun juga termasuk :

–       Kurang bayar uang materai sehingga menumpuk

–       Kartu kredit tidak dibayar

–       Pinjaman motor tidak dilunasi

–       Pembayaran KTA telat terus, sehingga didatangi debt collector

–       dll

Andapun dapat mengecek sendiri status riwayat kredit anda di bank tempat anda mengajukan kredit dengan mengakses Informasi Debitur Individual (IDI) pada SID di Gerai Info Bank Indonesia, di Jl.Sarinah Thamrin Jakarta.

SID ini pada dasarnya berisi laporan data debitur baik dari bank, BPR maupun lembaga pembiayaan. Jadi bagi Anda yang pernah melakukan penunggakan kredit motor, apalagi jika motornya sampai di sita, jangan harap bisa mengajukan KTA, pembuatan kartu kredit, apalagi KPR. Karena data ini dilaporkan secara berkala setiap bulannya, yang memuat data :

–       Identitas debitur

–       Fasilitas pinjaman yang pernah diterimanya

–       Jangka waktu pembiayaan

–       Kondisi pembayaran dalam 2 tahun terakhir

Sedangkan setiap laporan diklasifikasikan sbb :

–       Lancar

–       Dalam perhatian khusus

–       Kurang lancer

–       Diragukan

–       Macet

Siapa saja yang bisa mengakses data SID? Tentunya bank dan lembaga keuangan non bank yang terhimpun sebagai anggota SID. Sedangkan secara pribadi dapat melakukan pengecekan dengan mendatangi bank atau lembaga pembiayaan tempat anda mengajukan kredit atau datang langsung ke Gerai Info BI.

Jadi sebelum menyetujui proposal pengajuan pinjaman anda, bank akan terlebih dulu melihat dulu prospek usaha / pendapatan anda, lalu melihat performance rekan jejak kredit anda sebelumnya.

Namun keputusan bank dalam menyetujui atau menolak pengajuan kredit anda tidak hanya bergantung pada data BI-checking. Tiap bank atau lembaga pembiayaan akan mempertimbangkan aspek-aspek lain sesuai dengan kebijaksanaan masing-masing.

Mengapa ada istilah blacklist BI? Sebenarnya, selama ini anggapan bahwa informasi mengenai debitur macet adalah data Blacklist yang dikeluarkan BI. Padahal BI tidak pernah mengeluarkan data blacklist. Justru bank dan lembaga pembiayaanlah sumbernya.

 

Benarkah Masuk dalam Blacklist BI?

Berdasarkan penelusuran data dan informasi yang dilakukan, belum ditemukan referensi dasar hukum tentang kegiatan pendataan “blacklist BI”. Yang baru  dapat dipastikan adalah istilah “blacklist BI” tidak ada dalam praktek sehari-hari perbankan Indonesia. Yang ada, dikenal dan dipraktekkan oleh bank adalah kegiatan penyampaian informasi debitur yang menyangkut penyediaan dana (kredit) dan keuangan seorang/ beberapa debitur Bank yang disampaikan secara berkala kepada Bank Indonesia. Penyelenggaraan Sistem Informasi Debitur ini didasarkan pada PERATURAN BANK INDONESIA NOMOR : 7/ 8 /PBI/2005 TENTANG SISTEM INFORMASI DEBITUR.

Penyampaian informasi debitur ini dilakukan tidak ada kaitannya dengan permasalahan kredit yang disalurkan Bank kepada nasabah debitur. Juga tidak menjadi patokan bahwa informasi nasabah debitur yang dilaporkan tersebut adalah nasabah yang ber-“masalah”.

Lalu, kapan seorang nasabah masuk dalam daftar informasi debitur? jawabannya adalah pada saat seorang nasabah menerima kredit yang disalurkan bank kepadanya. Sejak sang nasabah menerima kredit maka Bank kreditur wajib menyampaikan informasi nasabah debitur tersebut kepada Bank Indonesia. Hal ini sebagaimana dimaksud dan diatur Pasal 5 PERATURAN BANK INDONESIA NOMOR : 7/ 8 /PBI/2005 TENTANG SISTEM INFORMASI DEBITUR yang menegaskan :

(1) Pelapor wajib menyampaikan Laporan Debitur kepada Bank Indonesia secara benar, lengkap, terkini, dan tepat waktu.

(2) Laporan Debitur sebagaimana dimaksud pada ayat (1) wajib disampaikan setiap bulan untuk posisi akhir bulan.

(3) Pelapor bertanggung jawab atas isi dan ketepatan waktu penyampaian Laporan Debitur sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dan ayat (2).

(4) Laporan Debitur sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dan ayat (2), wajib disusun sesuai dengan Buku Pedoman Penyusunan Laporan Debitur yang ditetapkan oleh Bank Indonesia.

Kegiatan penyampaian informasi debitur bank kepada Bank Indonesia dilakukan dengan maksud memperlancar proses penyediaan dana (penanaman dana Bank baik dalam rupiah maupun valuta asing, dalam bentuk kredit, surat berharga, penyertaan, penempatan, tagihan lainnya, dan transaksi rekening administratif serta bentuk penanaman dana lainnya yang dapat dipersamakan dengan itu, dalam hal ini bank bertindak sebagai kreditur) mempermudah penerapan manajemen risiko, dan bertukar informasi antar bank tentang profil dan kondisi debitur guna membantu bank dalam melakukan identifikasi kualitas seorang/ beberapa Debitur. Adapun perincian penyampaian informasi debitur ini meliputi informasi mengenai:

a. Debitur;

b. pengurus dan pemilik;

c. fasilitas Penyediaan Dana;

d. agunan;

e. penjamin;

f. laporan keuangan Debitur.

Apakah dengan masuknya informasi debitur dalam Pusat Informasi Kredit Bank Indonesia berarti merugikan debitur? berapa lama informasi profil debitur masuk dalam Pusat Informasi Kredit tersebut?

Sesuai dengan maksud dan tujuan kegiatan Pusat Informasi Kredit yakni memperlancar proses penyediaan dana, mempermudah penerapan manajemen risiko, dan bertukar informasi antar bank tentang profil dan kondisi debitur guna membantu bank dalam melakukan identifikasi kualitas seorang/ beberapa Debitur tentunya untuk mengukur merugikan tidaknya bagi debitur harus dilihat dari 2 (dua) sisi kepentingan yakni kepentingan si nasabah debitur dengan kepentingan bank itu sendiri yang tentunya kepentingan masing-masing pihak adalah sangat berbeda satu sama lain. Mengenai berapa lama informasi profile debitur disimpan Pusat Informasi Kredit Bank Indonesia, jawabannya adalah informasi tersebut akan selalu tersimpan dalam database Pusat Informasi Kredit mengingat Bank Indonesia berkepentingan untuk mengatur dan mengembangkan penyelenggaraan sistem informasi antar bank maupun lembaga lain di bidang keuangan dalam rangka memperoleh informasi debitur secara efisien dan efektif.

Ketidakakuratan Dalam Pelaporan Sistem Informasi Debitur (SID)

Lalu apa mungkin data BI-checking ini tidak akurat, sehingga merugikan calon debitur yang hendak mengajukan kredit? Beberapa kali kita mendengar komplain karena si A ditolak pengajuan kreditnya oleh bank X karena ternyata ada tunggakan dari bank Y tempat si A dulu pernah mengambil pinjaman KTA. Ternyata setelah ditelusuri, ternyata cuma nunggak Rp.6.000 (enam ribu rupiah) akibat kurang transfer biaya materai.  Dalam kasus ini, yang bertanggung jawab adalah anggota SID yang memberikan data tadi (dalam hal ini bank Y) karena merekalah yang mengetahui kondisi debitur sebenarnya. Merekalah yang mencatat kondisi debitur.

Ketidakakuratan data mungkin saja terjadi karena kesalahan teknis dalam penyampaian (pelaporan) data, sehingga ada data yang belum dikoreksi secara sempurna. Kesalahan dalam penyampaian data itu adalah :

  1. Data Tidak Update

data fasilitas tidak diupdate lebih dari 3 periode pelaporan.

  1. Duplikasi Data

1 nomor rekening digunakan lebih dari 1 kali.

  1. Data Tanpa Relasi

tidak ada relasi antara debitur dengan fasilitas/agunan.

  1. Data Lunas Non Pedoman

fasilitas kondisi lunas dilaporkan tidak sesuai dengan pedoman SID BI.

  1. Data Kesalahan Input

terdapat kesalahan input pada form data pokok debitur dan fasilitas.

Kesalahan dalam pelaporan data menjadi tanggung jawab pelapor (bank atau lembaga keuangan non bank anggota SID BI). Kesalahan ini dapat menyebabkan jatuhnya denda kepada pelapor.

Sebagai nasabah, tentu saja kita tidak mau nama kita masuk dalam blacklist BI. Sebagai pegawai bank, kita juga dituntut jangan sampai merugikan nasabah karena kesalahan dalam pelaporan data debitur kepada BI. Oleh karena itu, data yang diinput pada sistem core banking harus lengkap, konsisten, akurat dan selalu terkinikan.

This entry was posted in Data Quality and tagged . Bookmark the permalink.

26 Responses to Apakah Anda Masuk Daftar Hitam (Blacklist) BI?

  1. Raymond says:

    Saya 1 tahun yang lalu telah melunasi kredit modal usaha di BNI yg dikategorikan sdh kategori 4. Mengapa sampai saat ini nama saya masih timbul di BI cheking pak. Mohon penjelasannya ya pak, terimakasih.

    • agustiyadi says:

      Bisa jadi datanya belum terupdate nih pak. Tapi mohon maaf saya tidak menangani laporan SID, jadi harus melihat datanya untuk memastikan hal tersebut. Silahkan pak Raymond menghubungi call center BNI di 500046. Terima kasih

  2. ati says:

    pak agus, apakah kalau kita masuk di SID bank indonesia berarti kita sudah blacklist BI.
    sebab saya tidak pernah melakukan tunggakan tagihan sampai 3 bulan,
    30 hari memang pernah tetapi biasanya dibulan berikutnya langsung bayar 2 bulan begitu,
    mohon arahannya, dan apakah kita masih bisa membersihkan data kita jika kita sudah lunas semua hutang?
    sebab informasi yang saya dengan bahwasnya blacklist bi itu untuk seumur hidup.

    terima kasih
    ati

    • agustiyadi says:

      Kalau anda menjadi debitur, pasti data anda masuk ke SID (Sistem Informasi Debitur) yang dilaporkan bank ke BI, bukan sebagai data blacklist.
      Blacklist itu daftar penunggak pinjaman dengan jangka waktu yang telah ditentukan oleh BI.

  3. smartalent says:

    Pak Agus, saya kebetulan sedang proses kredit rumah. Saya mencoba cek melalui email ke BI. Apakah balasan seperti ini saya termasuk kategori dalam daftar black list Pak? Lalu mengapa ada informasi perbedaan alamat?
    Balasan atas email tersebut isinya sbb:
    …………………………………….
    Dengan ini kami sampaikan bahwa data debitur tersebut tercatat dalam database SID.
    Dapat kami informasikan pula bahwa dalam database SID, terdapat fasilitas kredit dengan identitas yang sama namun memiliki alamat yang berbeda.

    Jika Informasi yang disampaikan melalui e-mail ini adalah benar ataupun salah, karena data-data seperti Nama Lengkap, Tanggal Lahir, Alamat, Nama Ibu Kandung dan Kartu Indentitas Diri yang diajukan memiliki kemiripan atau berbeda-beda, maka selanjutnya Saudara/i hanya dapat mengetahui informasi selanjutnya dan mengambil hardcopy Informasi Debitur dengan membawa print out dari email ini dan KTP asli (jika dikuasakan, dalam hal ini terbatas hanya hubungan antara Orang tua, Anak, Suami dan Istri dengan melampirkan Kartu Keluarga (KK) asli dan Surat Kuasa bermaterai) pada:

    Tempat : Gerai Info Bank Indonesia
    Lobby Menara Sjafruddin Prawiranegara (Gedung B)
    Komplek Perkantoran Bank Indonesia
    Jl. MH. Thamrin No.2 Jakarta Pusat
    Waktu : Hari kerja, Pukul 08.30 s.d. 15:00 WIB (11:00 s.d. 13.00 istirahat)
    Pakaian : Sopan dan Rapi (memakai sepatu) serta Kemeja (bagi pria)

    Informasi debitur tersebut juga dapat diketahui pula pada:
    – Kantor Bank Indonesia (Kelompok Kajian, Survey dan Statistik atau Tim Pengawasan Bank) propinsi setempat dengan membawa print out dari e-mail ini.
    – Bank/BPR/Lembaga Keuangan yang memberikan fasilitas kredit kepada Saudara sesuai dengan ketentuan yang berlaku (Untuk Bank/BPR/Lembaga Keuangan tanpa harus disertai print out dari e-mail Bank Indonesia ini).
    Dapat pula kami sampaikan bahwa Kebenaran, kelengkapan dan keakuratan informasi IDI Historis adalah tanggung jawab dari lembaga keuangan anggota Biro Kredit yang melaporkan data tersebut.
    Bahwa wewenang pemberian kredit menjadi kebijakan dan keputusan bank-bank pemberi Kredit sesuai prosedur dan Bank Indonesia tidak berwenang untuk memberikan surat pernyataan bahwa debitur/nasabah tidak memiliki fasilitas kredit atau mengubah data-data yang telah disajikan oleh bank Pelapor dalam SID.

  4. rika yuliana says:

    Pak Agus,Tgl 14 Juni 2014 kemarin saya sudah melakukan wawancara untuk pengambilan KPR di Bank BTN syariah,lalu dari pihak developer menelpon saya mengatakan bahwa KPR saya di tolak karena nama suami masuk dalam Blacklist BI,setelah diingat2 suami saya pada tahun 2011-2012 memang menggunakan kartu kredit dari bank BNI dan dia sudah menutupnya,dan menyelesaikan angsuran dengan layanan pinjaman lunak dan itu sudah selesai sejak february 2013. hari ini,suami saya langsung ke bank BNI dan menanyakan perihal tentang KK yang menjadi penghambat kami dalam KPR ini dan setelah di cek oleh pihak BNI dan membenarkan bahwa suami saya memang sudah menyelesaikan angsunran terakhir februari 2013 dan berjanji mengeluarkan surat pernyataan dan pemutihan bahwa suami saya tidak ada kewajiban pembayaran lagi terhadap BNI.ketika suami saya merujuk ke BTN tentang surat dari BNI ini BTN menolak dengan alasan harus tetap ada pemulihan selama satu tahun. yang saya ingin tanyakan,apakah kami sebagai nasabah tidak mempunyai hak untuk penolakan itu pak,mengingat kami sendiri adalah korban kelalaian bank BNI yang membiarkan nama suami saya dari februari 2013 – juni 2014 dalam daftar blacklis BI.karna apabila KPR kami ditolak kami akan kehilangan uang boking fee dari developer sebesar 50% Rp 2.000.000.
    Saya mohon sarannya kepada bapak agus mengenai masalah saya ini pak, sebelum dan sesudah nya saya ucapkan terima kasih.

  5. Candra Setiawan says:

    Siang Pak…. Salam sejahtera…
    Pak, jika dalam kategori “DPK” dan akan masuk penjadwalan ulang di BRI dalam pinjaman KUR, apakah bisa di take over ke bank lain untuk di ajukan pinjaman dgn sistem Rekening Koran, dan untuk agunan sudah hampir 2 tahun tidak naik nilainya karena sejarah take over dr bank satu ke bank lain dalam kurun waktu 2 tahun itu bisa di review juga?
    Terima kasih
    Salam,
    Candra Setiawan.

  6. serfas says:

    slmt mlm pak..
    saya nasabah kartu kredit .saya telat 8 bln pembayaran tapi saaya uda lunasin utang kartu kredit saya ko kenapa saya tadi ngajukan kredit mobil tapi malah ditolak oleh pembiayaan bilangnya saya uda di blacklist oleh BI

  7. sapto says:

    p agus, saya tidak bermasalah dengan kartu kredit maupun pinjaman lain sebelumnya, namun saat ini saya merasa saya akan mengalami masalah tersebut, mohon sarannya.
    terima kasih

  8. Sabda Manalu says:

    pak Agus, saya pemilik kartu kredit.. saat ini saya sudah menunggak 2 bulan setelah jatuh tempo pertanggal 5 dan nanti di tgl 3 maret akan saya lunasi yang dua bulan itu, sebelu jatuh tempo.
    untuk saat ini saya ingin mengajukan kredit KPR. pak saya mau bertantanya.
    PERTANYAANNYA
    1. Apakah saya sudah sudah blacklist oleh CHEKING BI?
    2.Apakah saya masih bisa mengajukan Kredit KPR dibank Mandiri sementara saya mengikuti infestasi AXA mandiri dengan iuran berjalan lancar dengan tepat.
    mohon masukannya Pak.
    terimakasih

  9. Sabda Manalu says:

    pak Agus, saya pemilik kartu kredit.. saat ini saya sudah menunggak 2 bulan setelah jatuh tempo pertanggal 5 dan nanti di tgl 3 maret akan saya lunasi yang dua bulan itu, sebelu jatuh tempo.
    untuk saat ini saya ingin mengajukan kredit KPR. pak saya mau bertanya.
    PERTANYAANNYA
    1. Apakah saya sudah sudah blacklist oleh CHEKING BI?
    2.Apakah saya masih bisa mengajukan Kredit KPR dibank Mandiri sementara saya mengikuti infestasi AXA mandiri dengan iuran berjalan lancar dengan tepat.
    mohon masukannya Pak.
    terimakasih

    • agustiyadi says:

      Coba tanyakan ke bank penerbit kartu kreditnya, bisa jadi kolektibilitasnya belum termasuk yg macet.
      Untuk iuran asuransi, sepertinya tidak termasuk persyaratan untuk kredit ya. Yang dilihat adalah performance kredit, termasuk kartu kredit di bank tersebut atau bank lainnya

  10. ditaarswenda says:

    Pak saya mw bertanya, saya pernah mengalami tunggakan di cc sebuah bank yaitu BCA tapi sdh sy lunasi per bln des’2014 dan sudah ada surat lunas, namun saat itu kartu saya sdh bisa digunakan, nah bulan january’15 sy mengajukan proses cicilan untuk 2 cc saya bukopin dan mega, smpai maret 2015 sy cek ke bank bersangkutan msh msk coll 1 apa 2 gt katanya dan msk kredit aktif, yg ingin saya tnykn kl sprti itu apa msk ke Blacklist BI atau kl sy ingin mengajukan permohonan KPR atau yg lain apa pengaruh atau bagimana? terima kasih

  11. tedi sutandi says:

    pa agus, ±2th yg lalu saya pernah telat bayar cicilan kta, tp lunas pd waktunya.
    apakah saya trmsk BI checking/atw jelek di mata bank?
    kemungkinan bisa acc ga kl ngajuin lg kta ke bank yg sama?
    trim

  12. imam says:

    Saya telat membayar tagihan cc bank mega sudah masuk 3 bulan, pembayaran terakhir yg masuk bulan des 2014 dan sekarang sudah masuk bulan ke 3. rencana besok saya akan lunasi seluruh tagihan cc tsb. Apakah saya sudah masuk blacklist BI? Jika seandainya sudah masuk apakah setelah saya melunasi semua tagihan status blacklist tsb berubah? Terimakasih sebelumnya

  13. Yadi says:

    Pak saya mau bertanya pada tahun 2004 – 2005 saya mempunyai KK Citibank pada saat itu saya bermasalah dengan tagihan. Padahal saya sudah bayar 10jtan tetapi gak lunas2.. Semenjak itu saya tidak bayar2 tagihan,, saya di datangi kolektor nah pada waktu itu kolektor bilang bayar setengah lunas, nah saya bayar lah ke kolektor itu.. Sampai sekarang thn 2015 saya tidak pernah didatanginya kolektor mau pun tagihan. Tahun 2013 saya ambil kredit mobil bisa. Belum lama saya mengajukan KTA mandiri katanya saya Coll 5 di bank Citibank.. Saya harus gimana ya Pak mohon solusi nya.. Makasih

  14. tikasari says:

    Pak saya mau tanya,
    kalau ibu (orang tua) terkena blacklist BI apakah anaknya juga terkena blacklist BI?
    karena selama ini setiap saya mengajukan pinjaman uang atau kartu kredit selalu ditolak bank, padahal saya sama sekali belum pernah mengajukan kredit, mohon informasinya.
    Terima kasih.

  15. SEPTA EKA says:

    PAK SAYA MAU TANYA KALO MAU LIHAT DAFTAR BLACKLIST YANG LANGSUNG KELUAR HASIL NYA GIMANA Y CARANYA,,,
    SOALNYA DULU TANTE SAYA PERNAH AMBIL KREDIT PAKAI NAMA SAYA,,DAN KEJELASANNYA SAYA KURANG TAHU…MOHON SARANNYA PAK..TERIMA KASIH

  16. mazdan says:

    Trmksh, pd th 2010 nama saya di pake temen buat ajukan kredit speda motor, e gk taunya macet cet total smpai sy d kejar” kolektor. Pd thn 2011 sy prnah ajukan pinjamn ke bank danamon tp, di tolak tnpa alasan. Bbrapa bln kmudian sy coba ajukan pinjaman ke bri, dr pihak bri mnjelaskn kalau sy bi cheking jelek, kmudian sy mnta solusi. Bilang_a sy harus pake nama istri saja untuk pngajuan_a. Dan sy sbagai penanggung jawab saja. Kalau angsuran lancar katanya nilai bi cheking saya bisa berkurang bahkan bs otomatis trhapus. Brjalan 1 th angsuran sy lancar. Kmudian sy di suruh ambil pinjaman lg tp sy mnolak krn saya gak bgitu btuh. Prtnyaan saya pak . apkah bi cheking jelek dg angsuran lncar bisa trhapus?? Trs minggu ini sy rncana mau ambil pinjaman ke bank . dn sebelumya sy chek idi sy scr online di web bi. Sy tggu 5 hr smpai skrang blum ad blsan msuk k email sy. Apkh brarti bi cheking sy trhapus pak ? Mohon pnjelasannya..

  17. putri says:

    Pak,mau tanya. sya kn pnya kredit mikro di Bank M, dan ada CC dri bank M dan B,keduanya status masih lancar, tapi begitu syaa mengajukan KTA ktnya ada BI checking. and seperti biasalah,alasn mrk ga bsa ksh tau knp bsa BI,

    apakah Ada kesalahan data pada saat di laporkan ke Bi atau apa ya? krn pembayaran dan status lancar.

    jd sya selamanya ga bsa mengajukan KTA dong?

    Terima kasih

    Putri

  18. parasian says:

    Pak agus.. kmaren saya ada masalah di kartu kredit bank mandiri.. saya telat bayar sampai 9 bulan.. tapi udh saya lunaskan di bulan1.. nahh skarang saya mengajukan pinjaman di bank kok di rijeck pak.. tolong penjelasan nya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s